Ken Setiawan: Bahaya Fatwa Bom Bunuh Diri UAS yang Jadi Referensi Teroris Di Indonesia



Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan mengaku khawatir dengan statemen UAS dalam video yang tersebar di media sosial tentang pembelaan kepada pelaku bom bunuh diri yang seolah olah bom bunuh diri itu adalah jihad yang mati syahid, bukan mati konyol.

Menurut Ken statemen UAS itu sangat bahaya, apalagi bila yang menonton adalah anak muda yang baru belajar agama dan minim literasi, maka akan menjadi legalisasi untuk melakukan aksi bom bunuh diri, karena UAS mengatakan jihad pada jaman sahabat Nabi pakai pedang, sekarang tak pakai pedang lagi, letupkan, ledakan maka akan mati syahid, namanya harakah istishadiah itu dalilnya perang uhud, Jelas UAS dalam Videonya.

Menurut UAS bom bunuh diri bukanlah mati konyol, bahkan UAS juga memvonis orang yang mengatakan bom bunuh diri adalah mati konyol tersebut maka dianggap antek zionis dan amerika.

Orang mati syahid kok di bilang mati konyol, ucap UAS dalam videonya tersebut, gerakan bom bunuh diri itu dianggap bukan mati konyol, akan tetapi gerakan mati syahid untuk menggetarkan musuh,

ini sesat dan menyesatkan, ini hampir sama dengan fatwa Osama Bin Laden yang akhirnya diikuti jaringan teroris di Indonesia melakukan aksi bom bunuh diri. Jelas Ken.

Anehnya MUI, KEMENAG tidak merespon statemen UAS yang membahayakan, sesat dan menyesatkan ini. Tutup Ken.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *