Ken Setiawan: Bom Maut di Pandegelang Mirip Kasus Bom Ikan yang Meledak di Bandar Lampung



Bom meledak dan memporak porandakan rumah warga di Kampung Cisaat, Kabupaten Pandeglang, Banten. Ledakan tersebut menewaskan pemilik rumah Ulung (38) dan membuat istrinya Lina (36) harus dirawat.

Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan menyebut ledakan yang menewaskan satu orang warga di Kabupaten Pandeglang Banten yang diduga akibat bom ikan itu mirip dengan kasus bom ikan dirumah pimpinan Khilafatul Muslimin Bandar Lampung

Ledakan Itu mirip dengan kasus yang terjadi di rumah Mustofa, pimpinan Khilafatul Muslimin di kawasan jalan bung tomo, gedung air, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung.

Rumah Mustofa yang merupakan tempat meledaknya bom ikan itu hanya berjarak 10 meter dari Polsek Tanjungkarang Barat. Ujar Ken.

Namun ledakan bom ikan yang berasal dari rumah Mustofa tersebut tidak sampai mengakibatkan korban jiwa, hanya melukai istrinya hingga harus dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis

Mustafa saat itu hanya didakwa atas kepemilikan bahan peledak berupa 1 kg potasium dan 50 detonator, yang divonis selama lima tahun dan enam bulan penjara.

Menurut Ken, dulu anggota Khilafatul Muslimin juga ada yang terlibat jaringan teroris Abu Rara yang menusuk mantan Menkopolhukam Wiranto yaitu Noval.

Noval memiliki keterlibatan yakni, masuk dalam kelompok Abu Zee dan Abu Rara di Bekasi, Abu Zee merupakan orang yang menikahkan Abu Rara (walinikah), penusuk Mengkopulhukam Wiranto.

Sekedar diketahui bahwa pusat Khilafah dunia versi Khilafatul Muslimin saat ini ada di Bandar Lampung, namun pimpinan mereka yaitu Abdul Qadir Baraja yang dianggap Khalifah atau Amirul Mukminin oleh jamaahnya saat ini ditahan di Polda Lampung terkait prokes dan penghasutan. Tutup Ken.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *