BIMTEK Pembinaan Ideologi Pancasila DPRD Lampung Kolaborasi Bersama BPIP Hadirkan Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan



Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menggadakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Pimpinan dan Anggota DPRD kolaborasi dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang di selenggarakan di ballroom Harris Vertu, Jakarta, Rabu (19/01/22)

Acara BIMTEK dihadiri dan dibuka oleh Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. selaku kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila beserta para deputi dan direktur BPIP dan juga turut memberikan sambutan adalah Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP Dr. Baby Siti Salamah, M.Psi., Psikolog.

Salah satu narasumber adalah pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan yang menyampaikan pengalaman selama beegabung dalam kelompok radikal dan kenapa keluar dari jaringan itu, serta menyampaikan bahayanya ajaran intoleransi radikalisme dan terorisme.

Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay SH., MH mengungkapkan DPRD Lampung bersama BPIP kedepan akan meningkatkan sinergitas pembekalan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan bagi anggota DPRD Lampung.

” Strategisnya kedudukan pancasila sebagai dasar pemersatu bangsa harus terus di gaungkan dengan melakukan sejumlah penyesuaian dengan metode-metode kekinian agar dapat dengan mudah diserap dan diterima oleh setiap kalangan ” Ujar Mingrum

Mingrum juga menyebutkan DPRD mempunyai kewajiban dalam melakukan sosialisasi pentingnya nilai – nilai pancasila dalam penerapan kehidupan sehari-hari.

” Saya selalu katakan kepada teman-teman di DPRD, dalam rangka membangun dan memastikan penerapan pancasila di masyarakat serta untuk melakukan indoktrinasi wawasan kebangsaan harus menyesuaikan tempat,kalau bicara sama anak muda, gunakan bahasa anak muda, kalo bicara untuk kalangan yang sudah memasuki usia tua, gunakan bahasa yang mudah dimengerti, atau gunakan kearifan lokal, itu juga bisa ” Lanjut Mingrum

Mingrum juga berharap, setelah kegiatan ini selesai ada serapan yang bisa digunakan untuk diteruskan dan di informasikan kepada masyarakat Lampung.

” Lampung mempunyai keistimewaan dan keragaman serta mempunyai latar belakang perbedaan daerah asal yang cukup besar, untuk itu adanya sikap toleransi, saling menghargai dan menghormati satu sama lain semuanya terkandung dalam nilai-nilai pancasila, kita bertanggung jawab akan hal itu ”

Mingrum juga menyampaikan terimakasih kepada Kepala BPIP dan para pendidik yang telah memfasilitasi pendidikan dan pelatihan kepada DPRD Provinsi Lampung.

“Kita berharap BIMTEK ini menjadi bekal untuk anggota DPRD semua ketika turun kebawah bertemu dengan konstituen serta masyarakat akar rumput dalam mengaktualisasikan pancasila.

Karena kerangka berpikir kami di lembaga politik sudah sepakat ideologi Pancasila adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari pengambilan kebijakan dan pembuatan aturan yang sekaligus menjadi sumber dari segala sumber hukum”, pungkasnya di depan Anggota DPRD Provinsi Lampung

Sementara itu, Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP RI, Dr. Baby Siti Salamah mengatakan siap menindaklanjuti arahan dari Presiden Republik Indonesia dan Kepala BPIP untuk menggunakan metode kekinian yang berbasiskan teknologi serta cara-cara baru lainnya.

“Arahan Bapak Presiden dan Kepala BPIP menjadi sangat relevan dengan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan PIP, dimana harus menggunakan cara-cara baru yang luar biasa dan menggunakan teknologi.

Dr. Baby Siti Salamah secara khusus menghadirkan Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan yang merupakan mantan komandan NII yang telah Insyaf, orang yang dulu anti Pancasila tapi kini berbalik menjadi garda terdepan menjaga Pancasila dari ancaman tantangan hambatan dan gangguan, diantaranya adalah bahaya intoleransi radikalisme dan terorisme yang kini ada didspan mata kita.

Ia juga mengucapkan terimakasih apresiasi yang tinggi kepada DPRD Provinsi Lampung yang telah menjadi mitra strategis dan mitra pertama dari lembaga legislatif di tahun 2022.

Ia berharap program PIP ini mampu memberikan transfer pengetahuan dan pengalaman kepada para peserta secara terstruktur, terencana, dan terorganisir untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam menguatkan ideologi Pancasila dalam setiap aktivitasnya sebagai anggota DPRD. Tutup Dr Baby Siti Salamah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.