Benarkan Penangkapan Menteri Khilafatul Muslimin di Lampung, Ken Setiawan: Hukum Kita Lemah



Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan membenarkan adanya penangkapan menteri penerimaan zakat Khilafatul Muslimin di Lampung oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Rabu (10/8)

Menurut Ken, penangkapan tersebut merupakan mengembangkan kasus ormas Khilafatul Muslimin. Setelah sebelumnya menangkap tersangka termasuk pimpinan tertinggi Abdul Qadir Hasan Baraja. Polda Metro Jaya kini menangkap kembali menteri Khilafatul Muslimin.

Namun Ken menyayangkan pasal yang di sangkakan bukan pasal terorisme atau makar, tapi hanya pidana umum padahal kelompok Khilafatul Muslimin anti Pancasila dan akan mengganti negara ini dengan Khilafah.

Menurut Ken, perlu ada UU perlindungan terhadap Pancasila, UU yang melarang semua paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. Kalau tidak tegas maka mereka akan tetap menyebarkan pahamnya atas nama demokrasi dan kebebasan berpendapat.

Bila tidak tegas, maka penindakan terorisme di Indonesia laksana sebuah pohon yang berbuah, setiap musim buahnya dipetik tapi akarnya tidak dicabut maka pohon itu akan tetap berbuah.

Seperti dalam satu pohon, terorisme itu buahnya, sementara akar dan batangnya adalah intoleransi dan radikalisme yang mengatasnamakan agama.

Bila tidak tegas dan hukum masih lemah, maka jangan harap persoalan intoleransi, radikalisme dan terorisme akan hilang dari bumi Indonesia.

Parahnya adalah, yang terpapar radikalisme atas nama agama saat ini bukan hanya masyarakat biasa, tapi ASN di pemerintahan dan aparat TNI/ POLRI juga sudah banyak yang terpapar, seperti parasit di tubuh Polri misalnya fenomena Polisi Cinta Sunnah yang kini sudah menyasar hampir setiap Polda di Indonesia, bahkan sudah masuk ke Polres dan polsek polsek.

Kelihatan secara fisik mereka jadi tambah rajin ibadah, tapi secara kebangsaan menurun sekali, mulai dari legalisasi pelanggaran hukum, mendukung ideologi khilafah sampai dalam hal in-subkordinasi atau melawan pimpinan bila pimpinan berbeda kayakinan. Tutup Ken.

Tutup Ken.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.