Densus 88 Tangkap Ustad Ponpes di Lampung Terkait Terorisme, Ken Setiawan Ucapkan Apresiasi



Densus 88 Tangkap Ustad Ponpes di Lampung Terkait Terorisme, Ken Setiawan Ucapkan Apresiasi

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah melakukan pengkapan empat orang terduga teroris di wilayah Provinsi Lampung yaitu MA, AZ, IS dan S keempat terduga teroris itu merupakan kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

Salah satu dari 4 yang ditangkap adalah seorang ustadPondok Pesantren di Kota Metro Lampung.

Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan mengapresiasi langkah tim Densus 88 antiteror Polri melakukan serangkaian penangkapan dan penegakan hukum terduga teroris di Lampung

“Kami mengaparesiasi upaya maksimal tim densus 88 melakukan serangkaian penangkapan terhadap terduga teroris di antaranya empat orang dari Lampung. Para terduga teroris yang ditangkap itu patut diduga akan melakukan aksi teror jelang pemilu 2024,”kata Ken Setiawan, Kamis (26/10).

Dia menjelaskan aparat harus terus meningkat kewaspadaan upaya untuk mengantisipasi aksi terorisme dengan melakukan langkah preventive strike atau teknik pencegahan keras dengan aksi penindakan agar kejadian pada pemilu 2019, dimana saat itu terjadi enam kali aksi teror sehingga tidak terulang pada pemilu 2024.

“Indikator ditingkat nasional situasi politik sudah memanas termasuk terkait politik identitas dan ditingkat internasional adalah adanya perang antara Hamas dan Israel sedang bereskalasi dimana hal ini dinilai dapat berdampak terhadap situasi di dalam negeri,”jelasnya.

Dia menambahkan dengan situasi yang terjadi saat ini tidak bisa dianggap remeh dan harus menjadi atensi termasuk peran dari masyarakat agar ikut mengawasi di lingkungan tempat tinggal masing masing, jika mengetahui atau memukan adanya indikasi paham radikal atau terorisme agar segera melapor kepada pihak berwajib.

“Situasi saat ini harus ada atensi khusus dan tak bisa di remehkan bahwa selain ada hajat pemilu tahun 2024 dan itu masa genap satu abad atau tepat seratus tahun setelah khilafah runtuh 1924, jadi kelompok khilafah sangat yakin dan akan berupaya keras berjuang untuk bangkit dan meraih kemenangan,”ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, tim densus 88 antiteror Polri telah menangkap  terduga teroris di beberapa Provinsi dan telah dirilis Mabel Polri

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) DivHumas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers mengatakan para terduga terorisme yang ditangkap itu, yakni enam orang ditangkap di Nusa Tenggara Barat (NTB), lima di Sumatera Selatan dan empat tersangka di Lampung dan Kalimantan Barat, Jawa Barat, dan Sumatera Barat masing-masing satu terduga teroris.

“Para tersangka berasal dari kelompok teroris berbeda-beda, ada yang dari Anshor Daulah dan Jamaah Islamiyah,” kata Ramadhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *